Gaji bersih, PPh 21, dan BPJS
Di Indonesia gaji bersih Anda bergantung pada PPh 21 dan iuran BPJS (JHT, JP, dan Kesehatan). Kalkulator ini memakai tarif 2026 sesuai UU HPP, jadi Anda tahu berapa yang diterima sebelum menghitung.
Dari bruto ke bersih
Dari gaji dipotong iuran BPJS karyawan: JHT (2%), JP (1%) dan Kesehatan (1%). Lalu PPh 21 dihitung progresif dari 5% hingga 35% atas Penghasilan Kena Pajak, setelah dikurangi biaya jabatan (5%, maks Rp6 juta/tahun) dan PTKP (Rp54 juta untuk lajang).
THR, pesangon, dan inflasi
Setiap tahun Anda menerima THR sebesar satu bulan gaji jika masa kerja sudah 12 bulan. Jika di-PHK, pesangon mengikuti UU Cipta Kerja berdasarkan masa kerja. Sebagai acuan, dolar sekitar Rp16.800, dan sejak 2010 harga naik sekitar 1,77 kali (IHK BPS).
Angka penting 2026
| Item | Nilai 2026 (acuan) |
|---|---|
| PPh 21 | 5% – 35% (progresif) |
| PTKP (TK/0) | Rp54.000.000/tahun |
| Biaya jabatan | 5% (maks Rp6 juta/tahun) |
| BPJS karyawan (JHT+JP+Kesehatan) | ~4% dari upah |
| THR | 1× upah (masa kerja ≥ 12 bulan) |
| UMP DKI Jakarta 2026 | Rp5.729.876 |
| Kurs USD/IDR | ~Rp16.800 |
| Inflasi sejak 2010 (IHK) | harga ~1,77× (100 → 177) |
Nilai bersifat perkiraan dan berubah tiap tahun (tarif, PTKP, batas BPJS). Pajak sebenarnya tergantung status keluarga dan tanggungan Anda. Ini bukan nasihat pajak — gunakan sebagai perkiraan cepat.